Ratusan Korban Geruduk Rumah Ayu Puspita
Ratusan warga yang merasa menjadi korban penipuan wedding organizer Ayu Puspita mendatangi rumahnya di kawasan Kayu Putih, Jakarta Timur, menuntut pertanggungjawaban atas kerugian yang mereka alami.
Dalam video yang beredar di media sosial, perhatian netizen justru tertuju pada ekspresi Ayu yang tampak tenang dan santai meski sedang dikepung banyak orang.
Komentar di TikTok penuh dengan keheranan, mulai dari yang menyebut wajahnya “santai aja” hingga menyindir ekspresinya yang terlihat tidak menunjukkan rasa takut.
Psikolog Jelaskan Kenapa Pelaku Bisa Terlihat Tenang
Psikolog klinis Maharani Octy Ningsih menjelaskan bahwa dalam kondisi terancam, manusia tidak selalu menampilkan ekspresi yang sesuai dengan situasi emosionalnya.
Menurutnya, tubuh memiliki tiga respons utama ketika menghadapi ancaman: fight, flight, atau freeze, dan banyak orang justru berada pada mode freeze ketika stres berat.
Dalam mode freeze, seseorang bisa terlihat datar, tenang, atau seperti tidak peduli, padahal hal itu merupakan mekanisme bertahan hidup.
Rani menambahkan bahwa individu yang sering menghadapi konflik atau tekanan tinggi bisa mematikan emosi untuk mengurangi rasa ancaman, terutama saat berada di hadapan publik atau kamera.
Ekspresi santai tersebut juga bisa menjadi strategi psikologis untuk menjaga citra diri dan menekan rasa malu di ruang publik.
Polisi Tetapkan Lima Tersangka Penipuan WO Ayu Puspita
Di sisi lain, polisi memastikan bahwa lima orang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan yang terkait dengan WO Ayu Puspita.
Kelima tersangka berinisial A, D, B, H, dan R kini ditahan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.
Pihak kepolisian menjelaskan bahwa modus penipuan dilakukan dengan menawarkan paket wedding organizer berharga murah kepada calon pengantin, namun layanan tersebut tidak pernah diberikan.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara sebelumnya mengungkap bahwa promo yang ditawarkan Ayu hanyalah tipu daya yang mengakibatkan calon pengantin mengalami kerugian besar.
Kasus Terus Berkembang, Korban Minta Keadilan
Hingga kini, banyak korban berharap agar kasus ini diusut tuntas dan seluruh pihak yang terlibat mendapatkan hukuman setimpal.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih jasa wedding organizer agar terhindar dari penipuan.
Jangan lupa ikuti terus berita terbaru dan bagikan artikel ini agar semakin banyak orang waspada terhadap modus penipuan serupa.